Hubungan Ekologi & Psikologi

Disusun oleh :
Firda Shara Amalia
NPM : 13513494
Kelas : 1PA08
Jurusan : psikologi
Fakultas : psikologi
KATA PENGANTAR
Puji syukur penulis panjatkan kepada Allah SWT karena
berkat rahmat-Nya lah kami dapat menyelesaikan makalah yang berjudul “Hubungan ekologi dan psikologi & Dampak
positif dan negative iptek” tepat
pada waktunya. Makalah ini dibuat
untuk memenuhi tugas mata kuliah Softs kill.
Penulis mengucapkan terima kasih kepada orang tua, teman-teman, serta pihak-pihak
yang telah memberikan semangat dan
bantuan dalam penyelesaian makalah ini.
Penulis menyadari bahwa makalah ini masih jauh dari kesempurnaan baik dari bentuk
penyusunan maupun materinya. Untuk itu setiap pihak diharapkan dapat memberikan
masukan berupa kritik dan saran yang bersifat membangun untuk penyempurnaan
makalah selanjutnya. Semoga materi yang telah disusun ini dapat berguna bagi penulis maupun pembaca.
Depok,juni 2014
penyusun
BAB
I
PENDAHULUAN
1.1 Latar
Belakang
Pembahasan
ekologi tidak lepas dari pembahasan ekosistem dengan berbagai komponen
penyusunannya, yaitu factor abiotik dan biotic. Factor ambiotik antara
lainsuhu,air,kelembaban,cahaya,dan topografi, sedangkan factor biotic adalah
makhluk hidup yang terdiri dari manusia,hewa,tumbuhan,dan mikroba. Ekologi juga
terhubung erat dengan
tingkatan-tingkatan organisasi makhluk hidup,yaitu populasi,komunitas,dan
ekosistem yang saling mepengaruhi dan merupakan suatu system yang menunjukan
kesatuan.
Sebagai
bagian dari ilmu pengetahuan, psikologi melalui sebuah perjalanan panjang.
Kensep psikologi yang di telusuri jauh di masa yunani kuno. Psikologi memiliki
akar dari bidang ilmu yang di prakarsai sejak zaman Aristoteles ilmu jawa,
yaitu ilmuuntuk kekuatan kidup (levens beginsel). Aristoteles memandang ilmu
jawa sebagai ilmu yang mempelajari gejala-gejala kehidupan. Jiwa adalah unsure
kehidupan (Anima). Karena itu tiap-tiap makhluk hidum mempunyai jiwa. Dapat
dikatakan bahwa sejarah-sejarah psikologi sejalan dengan perkembangan
intelaktual di eropa, dan memdapatkan bentuk pragmatisnya di benua amerika.
BAB II
PEMBAHASAN
2.1 Pengertian ekologi
Ekologi adalah ilmu
yang mempelajari interaksi antara organisme dengan lingkungannya dan yang
lainnya. Berasal dari kata Yunani oikos (“habitat”) dan logos
(“ilmu”). Ekologi diartikan sebagai ilmu yang mempelajari baik interaksi antar
makhluk hidup maupun interaksi antara makhluk hidup dan lingkungannya. Dalam
ekologi, kita mempelajari makhluk hidup sebagai kesatuan atau sistem dengan
lingkungannya.
Pembahasan ekologi tidak lepas dari
pembahasan ekosistem dengan berbagai komponen penyusunnya, yaitu faktor abiotik
dan biotik. Faktor biotik antara lain suhu, air, kelembapan, cahaya, dan
topografi, sedangkan faktor biotik adalah makhluk hidup yang terdiri dari
manusia, hewan, tumbuhan, dan mikroba. Ekologi juga berhubungan erat dengan
tingkatan-tingkatan organisasi makhluk hidup, yaitu populasi, komunitas, dan
ekosistem yang saling mempengaruhi dan merupakan suatu sistem yang menunjukkan
kesatuan.
Ekologi, biologi dan ilmu kehidupan
lainnya saling melengkapi dengan zoologi dan botani yang menggambarkan hal
bahwa ekologi mencoba memperkirakan, dan ekonomi energi yang menggambarkan
kebanyakan rantai makanan manusia dan tingkat tropik.
Ekowilayah bumi dan riset perubahan
iklim ialah dua wilayah di mana ekolog (orang yang mempelajari ekologi) kini
berfokus
Ekologi
dalam politik
Ekologi menimbulkan banyak filsafat
yang amat kuat dan pergerakan politik – termasuk gerakan konservasi, kesehatan,
lingkungan,dan ekologi yang kita kenal sekarang. Saat semuanya digabungkan
dengan gerakan perdamaian dan Enam Asas, disebut gerakan hijau. Umumnya,
mengambil kesehatan ekosistem yang pertama pada daftar moral manusia dan
prioritas politik, seperti jalan buat mencapai kesehatan manusia dan
keharmonisan sosial, dan ekonomi yang lebih baik.
Orang yang memiliki
kepercayaan-kepercayaan itu disebut ekolog politik. Beberapa telah mengatur ke
dalam Kelompok Hijau, namun ada benar-benar ekolog politik dalam kebanyakan
partai politik. Sangat sering mereka memakai argumen dari ekologi buat
melanjutkan kebijakan, khususnya kebijakan hutan dan energi. Seringkali
argumen-argumen itu bertentangan satu sama lain, seperti banyak yang dilakukan
akademisi juga.
Ekologi
dalam ekonomi
Banyak ekolog menghubungkan ekologi dengan ekonomi
manusia:
- Lynn Margulis mengatakan bahwa studi ekonomi bagaimana manusia membuat kehidupan. Studi ekologi bagaimana tiap binatang lainnya membuat kehidupan.
- Mike Nickerson mengatakan bahwa “ekonomi tiga perlima ekologi” sejak ekosistem menciptakan sumber dan membuang sampah, yang mana ekonomi menganggap dilakukan “untuk bebas”.
Ekonomi ekologi dan teori perkembangan manusia mencoba
memisahkan pertanyaan ekonomi dengan lainnya, namun susah. Banyak orang
berpikir ekonomi baru saja menjadi bagian ekologi, dan ekonomi mengabaikannya
salah. “Modal alam” ialah 1 contoh 1 teori yang menggabungkan 2 hal itu.
Beberapa
Cabang Ilmu dari Ekologi
Karena sifatnya yang masih sangat
luas, maka ekologi mempunyai beberapa cabang ilmu yang lebih fokus, yaitu:
- Behavioural ecology
- Community ecology or synecology
- Ecophysiology
- Ecosystem ecology
- Evolutionary ecology
- Global ecology
- Human ecology
- Population ecology
2.2 Pengertian psikologi
Psikologi berasal dari kata dalam
bahasa Yunani Psychology yang merupakan gabungan dan kata psyche dan
logos. Psyche berarti jiwa dan logos berarti ilmu. Secara harafiah
psikologi diartikan
sebagal ilmu jiwa. Istilah psyche
atau jiwa masih sulit didefinisikan karena jiwa itu merupakan objek yang
bersifat abstrak, sulit dilihat wujudnya, meskipun tidak dapat dimungkiri
keberadaannya. Dalam beberapa dasawarsa ini istilah jiwa sudah jarang dipakai
dan diganti dengan istilah psikis.
Pengertian
Psikologi Menurut Beberapa Ahli
Ada banyak ahli yang mengemukakan pendapat tentang pengertian
psikologi, diantaranya:
- Pengertian Psikologi menurut Ensiklopedi Nasional Indonesia Jilid 13 (1990), Psikologi adalah ilmu yang mempelajari perilaku manusia dan binatang baik yang dapat dilihat secara langsung maupun yang tidak dapat dilihat secara langsung.
- Pengertian Psikologi menurut Dakir (1993), psikologi membahas tingkah laku manusia dalam hubungannya dengan lingkungannya.
- Pengertian Psikologi menurut Muhibbin Syah (2001), psikologi adalah ilmu pengetahuan yang mempelajari tingkah laku terbuka dan tertutup pada manusia baik selaku individu maupun kelompok, dalam hubungannya dengan lingkungan.
- Dari beberapa definisi tersebut diatas dapat disimpulkan bahwa pengertian psikologi adalah ilmu pengetahuan yang mempelajari tingkah laku manusia, baik sebagai individu maupun dalam hubungannya dengan lingkungannya. Tingkah laku tersebut berupa tingkah laku yang tampak maupun tidak tampak, tingkah laku yang disadari maupun yang tidak disadari.
·
Psikologi
Perkembangan, yaitu ilmu yang mempelajari tingkah laku yang
terdapat pada tiap-tiap tahap perkembangan manusia sepanjang rentang
kehidupannya.
· Psikologi
Pendidikan, yaitu ilmu yang mempelajari tingkah laku manusia
dalam situasi pendidikan.
· Psikologi Sosial,
ilmu yang mempelajari tingkah laku manusia dalam berhubungan dengan masyarakat
sekitarnya.
· Psikologi
Industri, ilmu yang mempelajari tingkah laku yang muncul
dalam dunia industri dan organisasi.
· Psikologi Klinis,
ilmu yang mempelajari tingkah laku manusia yang sehat dan tidak sehat,
normal dan tidak normal, dilihat dari aspek psikisnya
2.3 HUBUNGAN
EKOLOGI DENGAN PSIKOLOGI
Setelah kita menguraikan definisi dan sedikit membahas kedua bidang ilmu
tersebut, di dapatkan hubungan antara keduanya. Ekologi merupakan suatu ilmu
yang membahas tentang mahluk hidup dengan lingkungannya sedangkan psikologi
ilmu yang membahas tentang perilaku dan jiwa manusia. Telah di uraikan di atas
bahwa ekologi juga membahas tentang manusia dan permasalahan lingkungannya,
pencemaran, kepadatan penduduk serta kerusakan alam. Dalam ilmu psikologi
perilaku-perilaku manusia yang mengakibatkan kerusakan alam serta kepadatan
penduduk lah yang akan dibahas.
Cabang ilmu yang sangat terkait dengan Ekologi adalah Psikologi Lingkungan yang
merupakan cabang Psikologi yang masih muda. Perkembangan teori-teori ekologi
menunjukan adanya perhatian terhadap adanya ketergantungan biologi dan
sosiologi dalam kaitan hubungan antara manusia dengan lingkungannya, dimana hal
itu secara significant mempengaruhi pemikiran-pemikiran psikologi lingkungan.
Dengan perkembangan ilmu ekologi, seseorang tidak dianggap terpisah dari
lingkungannya, melainkan merupakan bagian yg integral dari lingkungan.
Sudah sangat jelas kedua ilmu tersebut saling berhubungan sesuai dengan
pembahasan diatas
Dampak iptek dalam kehidupan manusia

Disusun oleh :
Firda Shara Amalia
NPM : 13513494
Kelas : 1PA08
Jurusan : psikologi
Fakultas : psikologi
PENGERTIAN IPTEK
Iptek adalah seluruh usaha sadar
untuk menyelidiki, menemukan, dan meningkatkan pemahaman manusia dari
berbagai segi kenyataan dalam alam manusia, Segi-segi ini dibatasiagar
dihasilkan rumusan-rumusan yang pasti. Ilmu memberikan kepastian dengan
membatasilingkup pandangannya, dan
kepastian ilmu-ilmu diperoleh dari keterbatasannya.Ilmu Alam hanya bisa
menjadi pasti setelah lapangannya dibatasi ke dalam hal yang bahani(material
saja), atau ilmu psikologi hanya bisa meramalkan perilaku manusia jika
lingkup pandangannya dibatasi ke dalam segi umum dari perilaku manusia
yang konkret. Berkenaandengan contoh ini, ilmu-ilmu alam menjawab pertanyaan tentang
berapa jarak matahari dan bumi, atau
ilmu psikologi menjawab apakah seorang pemudi cocok menjadi perawat.Ilmu
bukan sekadar pengetahuan (knowledge), tetapi merangkum sekumpulan
pengetahuan berdasarkan teori-teori yang disepakati dan dapat secara sistematik
diuji dengan seperangkatmetode yang diakui dalam bidang ilmu tertentu.
Dipandang dari sudut filsafat, ilmu terbentuk karena manusia berusaha berfikir lebih jauh mengenai pengetahuan yang
dimilikinya. Ilmu pengetahuan adalah produk dari epistemologi.
Pengetahuan adalah
informasi atau maklumat yang diketahui atau disadari oleh seseorang.Pengetahuan
termasuk, tetapi tidak dibatasi pada deskripsi, hipotesis, konsep, teori,
prinsipdan prosedur yang secara
Probabilitas Bayesian adalah benar atau berguna.Dalam pengertian lain,
pengetahuan adalah pelbagai gejala yang ditemui dan diperolehmanusia melalui
pengamatan akal. Pengetahuan muncul ketika seseorang menggunakan
akal budinya untuk mengenali benda atau kejadian tertentu yang belum
pernah dilihat ataudirasakan sebelumnya.
Misalnya ketika seseorang mencicipi masakan yang baru dikenalnya,ia akan
mendapatkan pengetahuan tentang bentuk, rasa, dan aroma masakan tersebut.
Teknologi adalah
metode ilmiah untuk mencapai tujuan praktis; ilmu pengetahuan terapanatau dapat
pula diterjemahkan sebagai keseluruhan sarana untuk menyediakan barang-barangyg diperlukan bagi kelangsungan dan kenyamanan
hidup manusiaDalam memasuki Era Industrialisasi, pencapaiannya sangat
ditentukan oleh penguasaanteknologi karena
teknologi adalah
mesin penggerak pertumbuhan
melalui industriSebagian beranggapan
teknologi adalah
barang atau sesuatu yang baru namun, teknologi
itutelah berumur sangat panjang dan merupakan suatu gejala kontemporer. Setiap
zamanmemiliki teknologinya sendiri
DAMPAK NEGATIF PERKEMBANGAN IPTEK
1. Mempengaruhi
pola berpikir
Masyarakat
Indonesia adalah masyarakat yang agresif dan penasaran serta suka dengan hal
baru. Terutama sekali dengan adanya berbagai perubahan pada berbagai peralatan
elektronik. Namun ternyata perkembangan tersebut tidak hanya berdampak terhadap
pola berpikir anak, juga berdampak terhadap pola berpikir orang dewasa dan
orang tua. Terlebih lagi setiap harinya masyarakat kita di sajikan dengan
berbagai siaran yang kurang bermanfaat dari berbagi media elektronik.
2. Hilangnya
budaya Tradisional
Dengan
berdirinya berbagai gedung mewah seperti mal, perhotelan dll, mengakibatkan
hilangnya budaya tradisional seperti kegiatan dalam perdagangan yang dulunya
lebih di kenal sebagai pasar tradisional kini berubah menjadi pasar modern.
Begitu juga terhadap pergaulan anak-anak dan remaja yang sekarang sudah
mengarah kepada pergaulan bebas.
3. Banyak
menimbulkan berbagai kerusakan
Indonesia di
kenal sebagai negara yang kaya akan sumber daya alamnya, tetapi hingga akhir
ini, Indonesia lebih dikenal sebagai Negara yang sedang berkembang dan terus
berkembang entah sampai kapan. Dan kita juga tidak mengetahui kapan istilah
Negara berkembang tersebut berubah menjadi Negara maju. Salah satu contoh kecil
yang lebih spesifik adalah beberapa tahun yang lalu sekitar di bawah tahun
2004, kota pekanbaru yang terletak di propinsi Riau, lebih di kenal sebagi kota
“Seribu Hutan”, namun dalam waktu yang relatif singkat, istilah seribu hutan
kini telah berubah menjadi istilah yang lebih modern, yakni kota “Seribu Ruko”
di mana dalam waktu yang singkat, perkembangan pembangunan di kota ini amat
sangat pesat. Mulailah berdiri berbagai kegiatan industri, Perhotelan, Mal, dan
Gedung-gedung bertingkat serta perumahan berdiri di mana-mana. Akibatnya
aktifitas tradisional lumpuh, hutan gundul sehingga banyak menimbulkan berbagai
macam bencana seperti banjir, tanah longsor serta polusi terjadi di mana-mana.
Inilah dampak yang harus di terima masyarakat kita hingga ke anak cucu
DAMPAK POSITIF PERKEMBANGAN IPTEK
1. Memberikan
berbagai kemudahan
Perkembangan
IPTEK mampu membantu manusia dalam beraktifitas. Terutama yang berhubungan
dengan kegiatan perindustrian dan telekomunikasi. Namun, dampak dari
perkembangan IPTEK juga berdampak ke berbagai hal seperti kegiatan pertanian,
yang dulunya membajak sawah dengan menggunakan alat tradisional, kini sudah
menggunakan peralatan mesin.sehingga aktifitas penanaman dapat lebih cepat di
laksanakan tanpa memakan waktu yang lama dan tidak pula terlalu membutuhkan
tenaga yang banyak. Ini adalah contoh kecil efek positif perkembangan IPTEK di
dalam membantu aktifitas manusia dalam kehidupan sehari-hari.
2. Mempermudah meluasnya
berbagai informasi
Informasi
merupakan hal yang sangat penting bagi kita, dimana tanpa informasi kita akan
serba ketinggaln. terlebih lagi ketika berbagai media cetak dan elektronik
berkembang pesat. Hal ini memaksa kita untuk mau tidak mau harus bisa dan
selalu mendapatkan berbagai informasi. Pada masa dahulu, kegiatan pengiriman
berita sangat lambat, hal ini di karenakan kegiatan tersebut masih di lakukan
secara tradisional baik itu secara lisan maupun dengan menggunakan sepucuk
surat. Namun sekarang kegiatan semacam ini sudah hampir punah, dimana
perkembangan IPTEK telah merubah segalanya, dan kita pun tidak perlu menunggu
lama untuk mengirim atau menerima berita.
3. Bertambahnya
pengetahuan dan wawasan
Komputer dahulu
termasuk jenis peralatan yang sangat canggih, dimana hanya orang-orang tertentu
yang mampu membelinya apalagi menggunakannya. Namun seiring dengan perkembangan
iptek, peralatan elektronik seperti komputer, internet, dan handphone (Hp)
sudah menjadi benda yang menjamur. Dimana tidak hanya orang-orang tertentu yang
mampu menggunakannya, bahkan anak-anak di bawah umurpun dapat menggunakannya.
Inilah pengaruh positif perkembangan iptek di era globalisasi terhadap ilmu
pengetahuan dan wawasan masyarakat kita.
BAB III
PENUTUP
Demikianlah
makalah yang kami buat ini, semoga bermanfaat dan menambah pengetahuan para
pembaca. Kami mohon maaf apabila ada kesalahan ejaan dalam penulisan kata dan
kalimat yang kurang jelas, dimengerti, dan lugas.Karena kami hanyalah manusia
biasa yang tak luput dari kesalahan Dan kami juga sangat mengharapkan saran dan
kritik dari para pembaca demi kesempurnaan makalah ini. Sekian penutup dari
kami semoga dapat diterima di hati dan kami ucapkan terima kasih yang
sebesar-besarnya
DAFTAR
PUSTAKA